By | 26 Oktober 2018
Lycopene. Senyawa yang satu ini mungkin masih asing terdengar. Lycopene merupakan senyawa nutrisi penting yang sangat diperlukan oleh tubuh karena mengandung banyak vitamin dan antioksidan.
Lycopene adalah pigment merah dari tomat yang sudah matang. Tomat memberikan kontribusi lebih dari 85% dari asupan lycopene yang diperlukan tubuh sehari-hari. Selain dalam buah tomat yang sudah masak, lycopene juga ditemukan dalam jambu biji, jeruk bali dan semangka.
Lycopene merupakan zat yang tidak berbahaya dan sangat aman untuk dikonsumsi. Namun demikian keadaan overdosis lycopene pernah dilaporkan pada wanita paruh baya yang mengkonsumsi 2 liter jus tomat setiap hari.
Karena kebiasaannya ini kulitnya berubah menjadi orange (keadaan ini sering kali disebut sebagai lycopenodermia). Setelah menjalani diet selama 3 minggu dengan mengurangi asupan jus tomat yang dikonsumsi, warna kulitnya normal kembali.
Berikut kita akan mengulas Manfaat Lycopene Bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
 
1. Mencegah Kanker
 
Tomat merupakan makanan yang kaya phyto-nutrisi bernama lycopene dan beta-karoten. Dinding sel tomat mengandung Lycopene yang bertindak sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel dan struktur dari radikal bebas oksigen. Lycopene ini melindungi kita dari berbagai jenis kanker seperti kanker prostat.
Selain itu, Lycopene telah terbukti dapat mencegah dan membantu penyembuhan kanker payudara, kulit, hati dan paru-paru. Untuk kanker prostat, bisa dilakukan diet minum 2-3 gelas jus tomat tanpa gula per hari selama 3 minggu sebelum operasi untuk mengurangi dan mengendalikan remisi kanker dan proliferasi sel kanker prostat. Untuk kanker lain, cukup minum 1 gelas jus per hari.
2. Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah
 
Asupan tomat membantu menjaga keseimbangan sodium/kalium karena mereka memberikan konsentrasi yang lebih rendah natrium dan pada saat yang sama lebih kaya akan kalium. Hal ini pada gilirannya mengatur tekanan darah dan memungkinkan sel untuk berfungsi secara normal.
Beberapa serat seperti Kalium, vitamin C dan kolin dalam tomat memiliki manfaat untuk kesahatan jantung. Peningkatan asupan kalium bersamaan penurunan natrium adalah perubahan diet paling penting bahwa seorang dapat mengurangi resiko penyakit Jantung.
Selain itu, Lycopene juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh karena fungsinya yang kuat sebagai antioksidan. Jika mengonsumsi jus tomat sehari sekali, maka hal ini akan mampu menjauhkan Kamu dari penyakit jantung, dan berbagai penyakit kardiovaskuler lain seperti stroke dan penyumbatan arteri serta tekanan darah tinggi.
3. Mengurangi Peradangan pada gusi dan melawan infeksi
 
Selain sebagai antioksidan yang membantu tubuh untuk menangkal radikal bebas, lycopene juga memiliki sifat anti bakteri dan anti jamur. Lycopene dapat membantu mengurangi peradangan pada gusi dan dapat membantu ntuk melawan infeksi.
Dalam sebuah penelitian hasilnya juga menunjukkan bahwa lycopene memiliki sifat antitoksin terhadap toksin banyak seperti aflatoksin, siklosporin dan kadmium.
4. Menjaga Kesehatan Kulit
 
Lycopene terbukti ampuh menjaga dan merawat jaringan sel kulit yang rusak akibat sinar UV dari matahari.
Zat lycopene sendiri mengandung beta-karoten. Beta-karoten inilah yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas dan paparan sinar UVA dan UVB. Selain itu, lycopene juga bisa membuat kulitmu menjadi lebih halus seperti kulit bayi!
 
Selain itu, Cara mengurangi kerutan serta menghilangkan atau menyamarkan kerutan pada wajah. Tomat yang selalu dipercaya untuk mencegah kerut dan bintik hitam pada kulit akibat sinar matahari karena kandungan zat Lycopene-nya. Dari suatu hasil penelitian 80% kulit kerut pada manusia disebabkan oleh sinar ultraviolet.
Lycopene softgel adalah salah satu antioksidan yang ampuh, sehingga mampu mengurangi resiko dalam proses penuaan dini yang disebabkan oleh pancaran sinar ultraviolet.
5. Mencegah Gangguan Neurologis
 
Gangguan neurologis sangat beragam bentuknya, banyak dari pasien yang menderita gangguan memori dan tidak mampu menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. Penyakit-penyakit neurologi kebanyakan memiliki efek melemahkan kehidupan pasien, sehingga memberikan pengobatan neurologis sangat penting bagi kehidupan pasien.
 
Lycopene ternyata juga dapat mencegah gangguan syaraf otak seperti Alzeimer, Parkinson, dan demensia vaskular. Ini mungkin karena lycopene juga berfungsi sebagai antioksidan yang mampu memperbaiki sel rusak, melancarkan peredaran darah dan membersihkan syaraf otak dari efek buruk oksidasi. *sp