By | 3 Oktober 2018
Sampai saat ini alien masih menjadi tanda tanya besar bagi kehidupan manusia. Pertanyaan dan bahasan tentang alien selalu menjadi hal yang menarik. Ketertarikan ini selalu dikembangkan menjadi sebuah penelitian yang selalu dirancang untuk menemukan keberadaan makhluk luar angkasa alias alien.
Namun baru – baru ini seperti yang dilansir okezone.com, ilmuwan di National Aeronautics and Space Administration (NASA) percaya bahwa manusia akan menemukan alien pada 10 hingga 20 tahun ke depan. Pernyataan tersebut diungkap oleh Ellen Stofan, kepala ilmuwan NASA dalam sebuah event panel publik yang digela di Washington, Amerika Serikat.
Dilansir Dailystar, Rabu (8/4/2015), NASA mengatakan, manusia tidak tinggal sendiri di alam semesta ini. Ellen meyakini manusia akan menemukan kehidupan alien pada satu atau dua dekade yang akan datang.
Menurut Ellen, mereka mengetahui di mana harus mencari dan mereka tahu bagaimana melihatnya, dan di banyak kasus mereka memiliki teknologi yang dapat melihat alien. Alien yang dimaksud bukanlah makhluk berukuran besar, menyerang bumi seperti yang digambarkan dalam film.
Akan tetapi, alien ini ialah mikroba berukuran kecil yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Temuan terbaru menambah keyakinan bahwa manusia kemungkinan lebih cepat menemukan alien dibandingkan perkiraan sebelumnya.
NASA menunjuk Mars sebagai area yang berpotensi memiliki kehidupan asing. Mars diyakini pernah memiliki lautan sampai kedalaman satu mil. Planet merah itu juga dipercaya pernah memiliki air yang bertahan dalam jangka waktu yang lama.
Diperkirakan air tersebut bisa bertahan di Mars hingga 1,2 miliar tahun sebelum akhirnya menghilang atau menguap. Bulan Ganymede milik Jupiter juga memiliki lautan besar yang terletak di bagian kerak esnya.
Jim Green, Director of Planetary Science NASA mengatakan, pihaknya kini menyadari bahwa zona layak huni tidak hanya berada di sekitar bintang, tetapi juga berada di sekitar planet raksasa. “Kami mencari tahu tata surya benar-benar tempat yang basah,” tambahnya.
NASA berencana untuk meluncurkan lebih banyak misi ke luar angkasa yang lebih dalam. “Saya tidak tahu apa yang akan kita temukan di sana (luar angkasa),” kata Green. *sp