By | 2 November 2019

Kayu manis banyak dipakai sebagai bumbu masak. Rempah harum ini ternyata punya fakta unik yang menarik untuk disimak.

Siapa sangka kayu manis dulunya adalah komoditas langka dan mahal. Rempah berwarna cokelat ini juga punya manfaat lain selain sebagai bumbu masak.  Fakta menarik seputar kayu manis seperti berikut:

1. Dua jenis
Dulu Kaisar Romawi Nero beradu argumen dengan sang istri karena dirinya terlalu banyak menghabiskan waktu di pertarungan. Ia lalu memukul istrinya di usus hingga sebabkan kematian. Untuk menebus rasa penyesalannya, Kaisar Nero membakar kayu manis sebanyak mungkin dari yang ia temukan di sekitar pemakaman. Saat itu kayu manis adalah komoditas langka sehingga ia berharap hal ini bisa menunjukkan betapa menyesalnya dia telah membunuh istri sendiri.Sebenarnya ada dua jenis kayu manis di dunia. Jenis yang paling umum ditemui adalah varietas “Cassia” dari Indonesa dan China. Namun jenis kayu manis dari tumbuhan “Ceylon” kabarnya adalah yang sebenarnya. Tumbuhan ini sekarang lebih populer sebagai teh. Berasal dari Sri Lanka dan Madagaskar.

2. Bentuk penyesalan kaisar Romawi

3. Minyak kayu manis

Letak perbedaan kunci antara Cassia dan Ceylon adalah Cassia memiliki lebih banyak coumarin didalamnya. Senyawa beracun ini membuat kayu manis yang banyak kita temui menjadi berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak terutama oleh wanita hamil.

4. Membuat rambut bersinar

Rambut bisa lebih bersinar dengan pemakaian kayu manis. Caranya, buat campuran dari beberapa sendok kayu manis bubuk dengan madu atau kondisioner yang biasa digunakan. Aplikasikan pada rambut lalu bilas hingga bersih.Tak hanya bubuknya, minyak kayu manis juga bermanfaat. Jika dioleskan ke kulit bisa menghindari gigitan nyamuk. Caranya cukup tambahkan beberapa tetes minyak kayu manis ke sunscreen atau losion kulit yang akan digunakan.

5. Dulu berharga sangat mahal

6. Bahan pemberakatan

Kayu manis dipakai untuk mengawetkan mayat di zaman Mesir Kuno dan Musa. Semua berkat aromanya yang harum. Menurut Perjanjian Lama, kayu manis juga ditambahkan ke minyak suci untuk upacara.Pada abad pertama, kayu manis sangatlah mahal terutama di Roma. Rempah ini dianggap sebagai komoditas berharga karena tingginya permintaan dan rendahnya persediaan. Kabarnya harga kayu manis sempat 15 kali lebih mahal dibanding perak. Namun ketika aturan terkait eksplorasi luar negeri dibuat, kayu manis jadi lebih mudah didapat dan harganya lebih terjangkau.

7. Bantu stabilkan gula darah

Berbagai analisis dan studi menunjukkan kayu manis bermanfaat bagu penderita diabetes karena mampu stabilkan gula darah. Juga mengurangi kadar kolesterol LDL dan trigiliserida yang buruk bagi tubuh.